AL KAHFI DAN KOREK YANG HILANG UNTUK KE-260 KALI

Tanggal

PROGRAM NYALANESIA

PROGRAM
NYALANESIA

1. GSMB NASIONAL

Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) adalah sebuah program pengembangan literasi sekolah, yang memfasilitasi seluruh siswa dan guru jenjang SD, SMP, SMA dan sederajat untuk dapat menerbitkan buku berISBN, mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi, pendampingan pengembangan program literasi, serta kompetisi berliterasi paling bergengsi di tingkat nasional dengan total hadiah jutaan rupiah.

2. SPL Nasional 2021

Sosialisator Program Literasi Nasional (SPL Nasional) adalah penggerak literasi nasional yang dibentuk, dilatih dan dikembangkan oleh Tim GMB-Indonesia

3. BANPELIP

Program BANPELIP berfokus untuk mendorong peningkatan kompetensi berliterasi melalui serangkaian program pelatihan dan sertifikasi, sekaligus mendorong produktivitas dan publikasi karya dengan fasilitas penerbitan buku selama 3 tahun.

Pernahkah Anda kehilangan kunci, pulpen, jarum pentul, atau korek api? Saya berani menggaransi bahwa Anda pernah mengalaminya lebih dari satu kali. Kawan saya selaku perokok aktif-definitif-masif, mengaku telah kehilangan lebih dari 20 korek api setiap tahunnya. Itu artinya, lebih dari 260 korek api telah raib dari genggamannya selama 13 tahun karir merokoknya.

Tapi, apakah mungkin korek tersebut benar-benar lenyap tak bersisa? Apakah mungkin jutaan bahkan milyaran korek yang hilang tersebut tiba-tiba terurai menjadi wujud lain dalam sekejap mata?

Ponsel saya bergetar di meja. Salah seorang kawan membagikan informasi tentang fadilah membaca surat Al Kahfi di hari Jum’at melalui grup WA. Di antara pesan yang cukup panjang tersebut, kata-kata yang paling dijadikan sorotan adalah:

“Barangsiapa membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum’at.”
_____________________
(HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Imam Ibnu Hajar Al-‘Asqalani menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al Kahfi)

Kiriman Menarik Lainnya:  KONSEPSI ENERGI: MENGUNGKAP INTI RAHASIA MERAIH KESUKSESAN ILLAHI

Cahaya? Apakah jika kita membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, kita akan senantiasa dibekali senter hingga Jum’at selanjutnya?

Demi menghentikan imajinasi saya bergerak semakin liar dan tak terduga, segera saya mengetik ‘Fungsi dan Manfaat Cahaya Bagi Manusia’ di aplikasi browser saya.

Dan, muncullah puluhan fungsi dan manfaat cahaya bagi manusia. Yang itu artinya, betapa besar fadilah yang dilimpahkan Allah SWT kepada kita. Namun, di antara puluhan fungsi cahaya yang tersaji akurat, saya begitu tertarik dengan fakta bahwa berkat cahayalah kita bisa melihat.

Ya. Melihat. Itulah fungsi vital cahaya yang sangat jelas, sederhana, dan nyata kita rasakan setiap harinya. Dalam penjelasan yang lebih panjang diterangkan bahwa, bukan hanya karena seperangkat mata kita yang membuat kita bisa melihat benda. Tapi kontribusi cahaya dalam memantulkan benda ke pupil kita lah yang menjadi kuncinya. Itulah kenapa, ketika berada di ruangan yang gelap, kita tidak bisa melihat apa-apa. Padahal, bendanya ada dan kita memiliki alatnya: mata.

Kiriman Menarik Lainnya:  PROGRAM LITERASI-Gerakan Sekolah Menulis Buku

Jadi, Al Kahfi adalah cahaya yang dapat membuat kita melihat apapun yang ingin kita lihat. Seperti halnya korek kita yang seolah lenyap tak bersisa, pada dasarnya, kehilangan kita, ketidaktahuan kita, bukan disebabkan oleh ketiadaan. Akan tetapi, ketidakmampuan kita untuk melihatnya.

Kita sebenarnya memiliki rezeki.
Kita sebenarnya memiliki jodoh.
Kita sebenarnya memiliki tujuan.
Dan kita sebenarnya memiliki solusi dari setiap permasalahan.

Tapi kita hanya tidak atau belum mampu melihatnya. Karena kita, tidak atau belum disinari cahaya-Nya.

Jadi, apakah Anda sedang kehilangan harapan, jawaban, solusi pemecahan, atau sekadar korek api?
Selamat menemukannya di antara baris surat Al-Kahfi.
Dan jangan tunggu sampai ke yang 260 kali.

Lenang Manggala
Founder www.gmb-indonesia.com

*CATATAN: Tulisan ini hanya diniatkan untuk berbagi inspirasi. Tidak ada maksud melakukan penfasiran terhadap hadist. Allah SWT Mahabenar.

Artikel
Terkait

daftar pustaka

Daftar Pustaka: Tata Cara Penulisan

DAFTAR PUSTAKA-Dalam penulisan suatu karya ilmiah, kita dituntut untuk menyajikan informasi dengan disertai sumber yang benar. Tuntutan menyajikan informasi dengan sumber yang benar itulah yang membuat penulisan daftar pustaka dibutuhkan bahkan diwajibkan. Nah, dalam kiriman ini, akan dibahas tentang cara menulis sumber kutipan dan daftar

Selengkapnya »

Ikutilah Webinar Nasional Pengembangan Literasi Nasional

GRATIS via YouTube Streaming Peran akademisi dalam pengembangan literasi di sekolah adalah kunci keberhasilan. Sehingga diperlukan wawasan yang luas dan kreativitas yang tinggi sebagai bagian penting dalam langkah nyata mewujudkan literasi sekolah yang berkembang dan berkelanjutan. Nyalanesia mempersembahkan Webinar Pengembangan Literasi Nasional yang diselenggarakan pada:Hari,

Selengkapnya »

Melestarikan Budaya Lewat Giat Literasi dan Seni Tari

Mengenal #SosokPenyala Dwi Anugrah (Penulis dan Guru SMK Wiyasa Magelang) Melestarikan Budaya lewat Giat Literasi dan Seni Tari Aktif dan Konsisten dalam Berkarya Selain berprofesi sebagai Guru Seni Budaya, Dwi Anugrah juga aktif sebagai penulis dan pegiat seni tari. Beberapa tahun terakhir Dwi Anugrah aktif

Selengkapnya »