JOKOWI-PRABOWO BERPELUKAN—Pesta Olahraga: Memeluk Indonesia!

Tanggal

PROGRAM NYALANESIA

PROGRAM
NYALANESIA

1. GSMB NASIONAL

Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) adalah sebuah program pengembangan literasi sekolah, yang memfasilitasi seluruh siswa dan guru jenjang SD, SMP, SMA dan sederajat untuk dapat menerbitkan buku berISBN, mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi, pendampingan pengembangan program literasi, serta kompetisi berliterasi paling bergengsi di tingkat nasional dengan total hadiah jutaan rupiah.

2. SPL Nasional 2021

Sosialisator Program Literasi Nasional (SPL Nasional) adalah penggerak literasi nasional yang dibentuk, dilatih dan dikembangkan oleh Tim GMB-Indonesia

3. BANPELIP

Program BANPELIP berfokus untuk mendorong peningkatan kompetensi berliterasi melalui serangkaian program pelatihan dan sertifikasi, sekaligus mendorong produktivitas dan publikasi karya dengan fasilitas penerbitan buku selama 3 tahun.

Nelson Mandela pernah mengatakan bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk mengubah dunia. Olahraga memiliki kekuatan untuk menginspirasi, memiliki kekuatan untuk menyatukan bangsa dengan cara yang tidak bisa dilakukan yang lain. Di Indonesia, hal itu bisa kita lihat pada momen yang kemarin terjadi, ketika atlet silat Indonesia, Hanifan Yudani Kusumah, mampu membuat Jokowi-Prabowo berpelukan.

Di tengah suasana politik yang memanas menjelang pemilihan presiden tahun depan, momen itu seakan menjadi angin semilir di tengah padang pasir. Narasi-narasi negatif yang banyak bertebaran belakangan ini seketika tersingkir dengan berita sejuk momen berpelukannya dua tokoh bangsa ini.

Momen tersebut seakan menyentil para pendukung dari kedua kubu yang terus berseteru, dan melawan pihak-pihak tak bertanggung jawab yang ingin memecah belah bangsa Indonesia. Momen tersebut juga bisa menjadi pendidikan karakter terbaik bagi para pelajar, generasi muda kita.

Kiriman Menarik Lainnya:  INILAH LIMA CARA MENULIS CERPEN ATAU NOVEL YANG MENARIK!

Pesta olahraga Asian Games ternyata mampu menyadarkan kita bahwa bangsa ini lahir dari semangat persatuan berbagai suku, agama, ras, dan golongan. Kita mengingat Sumpah Pemuda, mengingat berbagai organisasi yang lahir atas dasar semangat persatuan, dan kita mengingat berbagai pertempuran merebut kemerdekaan yang diperjuangkan seluruh rakyat Indonesia. Pada Asian Games ini, ketika para atlet berjuang mengharumkan nama bangsa, kita juga bersatu mendukung pahlawan-pahlawan kita itu. Kita menyingkirkan segala perbedaan suku, ras, agama, bahkan pandangan politik, untuk berdiri berdampingan di tribun penonton, atau duduk bersama di depan televisi dan mendukung perjuangan atlet-atlet Indonesia.

Kiriman Menarik Lainnya:  SAYEMBARA LITERASI SE-SOLORAYA

Dan momen berpelukan dua tokoh bangsa, Jokowi dan Prabowo, menjadi puncak dari perayaan semangat persatuan Indonesia.

Semangat berkompetisi di Asian Games ternyata dapat menyatukan kita, bangsa Indonesia. Dan bukan tidak mungkin, semangat kompetisi di pemilihan presiden tahun depan juga akan sama, dapat menjaga semangat persatuan Indonesia.

Jika kita bersatu, kita bisa melakukan apa saja. Maka mari kita bersama-sama memeluk rasa persatuan dalam diri kita, bagi Indonesia!

Oleh: A. W. Priatmojo

Aktif di organisasi Gerakan Menulis Buku Indonesia

“Kalau ada persatuan semua bisa kita kerjakan. Jangankan rumah, gunung dan laut bisa kita pindahkan.”

― Pramoedya Ananta Toer, dalam novel Sekali Peristiwa di Banten Selatan

Artikel
Terkait

Soul of Lonely

Sladiano Rifky Ilham Pratama SMPIT NUR HIDAYAH SURAKARTA Malam ini adalah malam istimewa bagiku. Sudah lama sekali rasanya suasana seperti ini tidak kurasakan. Suara jangkrik dan embusan angin malam benar-benar membuatku nyaman berada di teras rumah. Sejak dua hari yang lalu aku sendiri di rumah

Selengkapnya »

GIVE AWAY BUKU “ANDY NOYA: KISAH HIDUPKU”

MENULIS KESAN MENJADI PENGGERAK LITERASI DAPATKAN 10 BUKU KARYA ANDY NOYA UNTUK 10 PENULIS TERPILIH Ketentuan dan alur mengikuti: Peserta adalah Penggerak Literasi (SPL Nasional dan Penggerak Literasi Daerah 2021) 2. Tulisan berisi mengenai kesan terpilih menjadi Penggerak Literasi, kesan bertemu dengan Andy Noya dan

Selengkapnya »