Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Nyalanesia
Search
Close this search box.
Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan salah satu penelitian yang dilakukan pada lingkup pendidikan yang berorientasi pada penerapan tindakan. Hal ini mempunyai tujuan meningkatan mutu atau pemecahan masalah pada sekelompok subyek yang diteliti dan mengamati tingkat keberhasilan atau akibat tindakannya. Kemudian diberikan tindakan lanjutan yang bersifat penyempurnaan tindakan penelitian yang sistematis. Penyempurnaan itu dilakukan oleh peneliti (guru) dari mulai mencari latar belakang masalah, pemecahan masalah, penelitian, dan evaluasi. Proses ini dilakukan untuk memperbaiki proses belajar mengajar yang ada di dalam kelas sehingga bermanfaat meminimlisir masalah yang ada di dalam kelas.

A. Karakteristik Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas mempunyai karakteristik sebagai berikut:
1. Kritik Refleksi
Kelas refleksi ialah suatu upaya evaluasi, refleksi membutuhkan adanya kritik sehingga dimungkinkan pada taraf evaluasi dan tercipta perubahan-perubahan.
2. Kritik Dialektis
Kritik dialektis diharapkan peneliti bersedia melakukan kritik terhadap fenomena yang ditelitinya.
3. Kritik Kolaboratif
Dalam penelitian tindakan kelas (PTK) diperlukan hadirnya suatu kerjasama dengan pihak- pihak lain seperti atasan, sejawat atau kolega, mahasiswa, dan sebagainya.
4. Kritik Resiko
Peneliti diharapkan berani mengambil resiko, terutama pada waktu proses penelitian berlangsung. Resiko yang mungkin terjadi yaitu adanya tuntutan untuk melakukan suatu transformasi dan melesetnya hipotesis.
5. Kritik Susunan Jamak
Penelitian Tindakan Kelas memiliki struktur jamak karena penelitian ini memiliki bersifat dialektis, reflektif, partisipasitif dan kolaboratif.
6. Kritik Internalisasi Teori dan Praktek
Keberadaan antara teori dan praktik bukan merupakan dua dunia yang berlainan. Akan tetapi keduanya merupakan dua tahap yang berbeda, yang saling bergantung dan keduanya berfungsi untuk mendukung perubahan.

Kiriman Menarik Lainnya:  APA YANG BISA KITA LAKUKAN DI HARI TERAKHIR BULAN RAMADAN?

B. Tahapan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Ada empat tahapan Penelitian Tindakan Kelas yaitu:
1. Penyusunan rencana (planning)
Rencana tindakan ini mencakup semua langkah tindakan secara rinci. Segala keperluan pelaksanaan PTK, mulai dari materi/bahan ajar, rencana pengajaran yang mencakup metode/teknik mengajar, serta teknik atau instrumen observasi/evaluasi, dipersiapkan dengan matang pada tahap perencanaan ini.
2. Melakukan tindakan (acting)
Implementasi (pelaksanaan) dari semua rencana yang telah dibuat. Tahapan ini merupakan realisasi dari segala teori pendidikan dan teknik mengajar yang telah disiapkan sebelumnya.
3. Pengamatan (observing)
Kegiatan untuk mengumpulkan data atau pelaksanaan tindakan dan perencanaan yang sudah dibuat. Pada tahap ini juga mempertimbangkan jenis instrumen, dan triangulasi data.
4. Refleksi (reflecting)
Pada tahap ini dilakukan pemrosesan data yang sudah diperoleh yang nantinya dapat disimpulkan oleh peneliti.

Kiriman Menarik Lainnya:  KOMPETENSI GURU

C. Langkah-langkah Menyusun Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Dalam menyusun penelitian tindakan kelas mempunyai tedapat beberapa langkah-langkah sebagai berikut.
a. Pendahuluan
b. Penetapan Fokus Penelitian
1. Penetapan masalah
2. Identifikasi masalah
3. Analisis masalah
4. Perumusan masalah
c. Perencanaan Tindakan
d. Pelaksanaan Tindakan
e. Tahap Observasi dan Interpretasi
f. Tahap Analisis dan Refleksi
g. Penetapan Indikator Pencapaian
h. Perencanaan Tindakan Lanjutan

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
SEKOLAH LITERASI NASIONAL

Sekolah Literasi Nasional adalah program yang memfasilitasi sekolah secara utuh untuk menciptakan transformasi literasi dan pendidikan berkemerdekaan. Seluruh siswa dan guru, selama 1 tahun penuh akan didampingi untuk meningkatkan kompetensi, prestasi dan melahirkan output berupa karya, sertifikasi, dan proyek-proyek berdampak.

Program ini dirancang khusus agar sekolah dapat dengan mudah dan optimal dalam mengimplementasikan program 6 Literasi Dasar GLS, serta implementasi Project Based Learning dan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka.

GSMB NASIONAL

Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) adalah sebuah program pengembangan literasi sekolah terpadu, yang memfasilitasi seluruh siswa dan guru jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK untuk berkarya dan menerbitkan buku, mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi, pendampingan pengembangan program literasi, serta kompetisi berliterasi paling bergengsi di tingkat nasional dengan total hadiah ratusan juta rupiah. Program ini telah terselenggara 7 tahun dan telah diikuti ribuan sekolah dari 35 provinsi di Indonesia.

SERTIFIKASI BNSP

Sertifikasi BNSP Selamat datang di laman Sertifikasi BNSP yang dipersembahkan oleh Nyalanesia. Bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dengan praktisi trainer/instruktur dan asesor resmi bersertifikasi BNSP.

Sertifikat BNSP adalah sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bukti bahwa Bapak/Ibu telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan untuk suatu profesi.

TEACHER MASTERCLASS

Teacher Masterclass adalah program workshop intensif nasional untuk guru dan dosen guna meningkatkan kualitas diri, melalui 4 kelas eksklusif yakni Kelas Inovasi, Kelas Pemikiran, Kelas Literasi dan Kelas Transformasi, dengan konsep kegiatan edutainment yang berbasis praktik dan output karya.

NEXTGEN TEACHER ACADEMY


NextGen Teacher Academy adalah program Online Bootcamp interaktif selama 30 hari yang didesain secara khusus untuk para guru dan dosen di Indonesia. Dengan metode pelatihan yang mengedepankan pendampingan intensif, berbasis keahlian praktis dan memiliki output berupa karya nyata, program ini didedikasikan untuk melahirkan generasi baru para pendidik masa depan yang kreatif, sejahtera dan mampu memberikan dampak berkelanjutan.

Berbekal sumber daya mentor yang profesional dan hangat, 3 kelas berdampak yang bersertifikat, fleksibilitas pembelajaran, dan dukungan program berupa konsultasi, praktik, evaluasi dan komunitas berkualitas, seluruh peserta mendapat garansi 30 Hari Jadi Ahli, atau uang kembali.

Artikel
Terkait

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x