fbpx
EnglishBahasa Indonesia
Program Penerbitan Buku Untuk Siswa dan Gerakan Literasi Sekolah Terbesar di Indonesia

Masa depan Indonesia yang menyala adalah cita-cita; pengembangan budaya literasi adalah cara; program Gerakan Sekolah Menulis Buku adalah upaya nyata bersama untuk meraih cita-cita.

Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) adalah sebuah program pengembangan pengetahuan, kompetensi, dan kualitas karakter siswa melalui penguatan budaya literasi yang dilakukan secara bertahap, berpadu, dan berkelanjutan. Program yang diselenggarakan oleh Gerakan Menulis Buku Indonesia bersama Gerakan Literasi Nasional Republik Indonesia dan Balai Bahasa Jawa Tengah meliputi kegiatan lomba menulis puisi secara serentak, penerbitan buku, festival literasi, bengkel kerja (workshop) dan seminar nasional, penganugerahan pemenang, dan aksi donasi “Semangat Sejuta Buku: untuk Indonesiaku”. Program ini dilaksanakan dalam rangka menyukseskan program Gerakan Literasi Sekolah dan didukung oleh berbagai instansi pemerintah, serta perusahaan pemerhati pendidikan.

Kemendikbud RI

Misi Kemendikbud RI dalam melaksanakan pembangunan pendidikan secara nasional antara lain, mewujudkan pelaku pendidikan dan kebudayaan yang memiliki pengetahuan dan kompetensi yang memadai . Hal itu sejalan dengan misi yang dilaksanakan oleh Balai Bahasa Jawa Tengah, yaitu meningkatkan mutu bahasa dan sastra, meningkatkan sikap positif masyarakat terhadap bahasa dan sastra, mengembangkan sarana informasi kebahasaan dan kesastraan, meningkatkan mutu tenaga kebahasaan dan kesastraan, serta mengembangkan kerja sama. Dengan mengacu kepada hal tersebut, Gerakan Menulis Buku Indonesia bersama Gerakan Literasi Nasional Republik Indonesia dan Balai Bahasa Jawa Tengah bekerja sama menyelenggarakan Gerakan Sekolah Menulis Buku Bagian (Chapter III): Jawa Tengah dan Undangan Nasional.

Kiriman Menarik Lainnya:  FESTIVAL LITERASI GERAKAN SEKOLAH MENULIS BUKU CHAPTER II: SOLORAYA

Pada penyelenggaraan tahun ketiga ini, program GSMB mengundang sekolah-sekolah yang ada di Provinsi Jawa Tengah untuk turut berpartisipasi. Selain itu, dalam rangka menasionalkan program ini, secara khusus Koordinator GLN mengundang 15 sekolah terpilih dari masing-masing kabupaten/kota di Indonesia untuk turut berpartisipasi.

Program ini dimanfaatkan oleh setiap sekolah karena ada program lomba menulis puisi dan penerbitan buku ber-ISBN bagi seluruh karya yang dikirimkan oleh siswa. Panitia penyelenggara program GSMB tahun ini menyiapkan fasilitas dan hadiah hingga ratusan juta rupiah.

Kiriman Menarik Lainnya:  Tips Menulis Puisi dari Para Penyair Besar Indonesia! (Bagian I)

Pengumuman pemenang dan penyampaian hadiah akan dilaksanakan pada saat Festival Literasi: Gerakan Menulis Buku Indonesia pada bulan Oktober 2018 dalam rangka merayakan Bulan Bahasa. Pada acara tersebut para siswa berprestasi akan dihadirkan untuk menimba pengalaman dalam bengkel kerja (workshop) dan seminar dengan pembicara Najwa Shihab, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Prof. Dr. Dadang Sunendar, M. Hum., dan Dr. Sutejo, M.Hum.

Pendaftaran peserta Gerakan Sekolah Menulis Buku mulai dibuka pada bulan Mei dan akan ditutup pada 20 September 2018. Target kegiatan ini adalah terdapat sekitar 150.000 siswa yang berkarya bersama dalam 1500 judul buku antologi puisi yang akan diterbitkan secara serentak. Pendaftaran dan informasi program GSMB selengkapnya, dapat dilihat di laman resmi Gerakan Sekolah Menulis Buku.

Sumber: Situs resmi Kemdikbud RI

PROGRAM NYALANESIA

PROGRAM NYALANESIA

GSMB NASIONAL

Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) adalah sebuah program pengembangan literasi sekolah, yang memfasilitasi seluruh siswa dan guru jenjang SD, SMP, SMA dan sederajat untuk dapat menerbitkan buku berISBN, mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi, pendampingan pengembangan program literasi, serta kompetisi berliterasi paling bergengsi di tingkat nasional dengan total hadiah jutaan rupiah.

BANPELIS

Program BANPELIS (Pengembangan dan Pembinaan Literasi Sekolah) adalah sebuah program yang memfasilitasi dan mendampingi sekolah-sekolah untuk mengembangkan program literasinya selama 3 tahun kemitraan.

BANPELIP

Program Banpelip (Pengembangan dan Pembinaan Literasi Pendidik) adalah sebuah program yang memfasilitasi dan mendampingi para pendidik Indonesia untuk mengembangkan karir dan kompetensi berliterasinya selama 1 tahun ke depan.

AKADEMISI MENULIS BUKU

Akademisi Menulis Buku (AMB) adalah sebuah program pengembangan literasi yang memfasilitasi akademisi Indonesia di dalam Ekosistem Nyalanesia untuk berkarya dan menerbitkan buku ber-ISBN, serta berkesempatan mendapatkan penghargaan dengan total hadiah puluhan juta rupiah.

PROGRAM NYALANESIA

GSMB NASIONAL

Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) adalah sebuah program pengembangan literasi sekolah, yang memfasilitasi seluruh siswa dan guru jenjang SD, SMP, SMA dan sederajat untuk dapat menerbitkan buku berISBN, mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi, pendampingan pengembangan program literasi, serta kompetisi berliterasi paling bergengsi di tingkat nasional dengan total hadiah jutaan rupiah.

BANPELIS

Program BANPELIS (Pengembangan dan Pembinaan Literasi Sekolah) adalah sebuah program yang memfasilitasi dan mendampingi sekolah-sekolah untuk mengembangkan program literasinya selama 3 tahun kemitraan.

BANPELIP

Program Banpelip (Pengembangan dan Pembinaan Literasi Pendidik) adalah sebuah program yang memfasilitasi dan mendampingi para pendidik Indonesia untuk mengembangkan karir dan kompetensi berliterasinya selama 1 tahun ke depan.

AKADEMISI MENULIS BUKU

Akademisi Menulis Buku (AMB) adalah sebuah program pengembangan literasi yang memfasilitasi akademisi Indonesia di dalam Ekosistem Nyalanesia untuk berkarya dan menerbitkan buku ber-ISBN, serta berkesempatan mendapatkan penghargaan dengan total hadiah puluhan juta rupiah.

EKOSISTEM
NYALANESIA

Artikel
Terkait

Kriteria Penulisan Media: Nyalanesia

Aksara Karya Kontributor dapat mengirimkan karya dengan tema “yang ditentukan”  berbahasa Indonesia Karya untuk setiap rubrik memiliki batas jumlah kata dan halaman masing-masing, yaitu:  Puisi dan pantun: 1 judul, maksimal 1.000 kata Cerpen: 1 judul, 600-1.500 kata Artikel: 1 judul, 600-1.500 kata Karya tidak mengandung

GIVE AWAY BUKU “ANDY NOYA: KISAH HIDUPKU”

MENULIS KESAN MENJADI PENGGERAK LITERASI DAPATKAN 10 BUKU KARYA ANDY NOYA UNTUK 10 PENULIS TERPILIH Ketentuan dan alur mengikuti: Peserta adalah Penggerak Literasi (SPL Nasional dan Penggerak Literasi Daerah 2021) 2. Tulisan berisi mengenai kesan terpilih menjadi Penggerak Literasi, kesan bertemu dengan Andy Noya dan

Melestarikan Budaya Lewat Giat Literasi dan Seni Tari

Mengenal #SosokPenyala Dwi Anugrah (Penulis dan Guru SMK Wiyasa Magelang) Melestarikan Budaya lewat Giat Literasi dan Seni Tari Aktif dan Konsisten dalam Berkarya Selain berprofesi sebagai Guru Seni Budaya, Dwi Anugrah juga aktif sebagai penulis dan pegiat seni tari. Beberapa tahun terakhir Dwi Anugrah aktif

TRANSLATE?

EnglishBahasa Indonesia

TRANSLATE?

EnglishBahasa Indonesia
EnglishBahasa Indonesia