(Video Film Pendek Puisi) POST-M(ARG)O

Tanggal

PROGRAM NYALANESIA

PROGRAM
NYALANESIA

1. GSMB NASIONAL

Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) adalah sebuah program pengembangan literasi sekolah, yang memfasilitasi seluruh siswa dan guru jenjang SD, SMP, SMA dan sederajat untuk dapat menerbitkan buku berISBN, mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi, pendampingan pengembangan program literasi, serta kompetisi berliterasi paling bergengsi di tingkat nasional dengan total hadiah jutaan rupiah.

2. SPL Nasional 2021

Sosialisator Program Literasi Nasional (SPL Nasional) adalah penggerak literasi nasional yang dibentuk, dilatih dan dikembangkan oleh Tim GMB-Indonesia

3. BANPELIP

Program BANPELIP berfokus untuk mendorong peningkatan kompetensi berliterasi melalui serangkaian program pelatihan dan sertifikasi, sekaligus mendorong produktivitas dan publikasi karya dengan fasilitas penerbitan buku selama 3 tahun.

Video puisi yang berjudul “Post-M(arg)o” ini berangkat dari sebuah puisi karya Sigit Jaya Herlambang yang menjadi pemenang pertama event “Nyala Puisi” yang diselenggarakan oleh Gerakan Menulis Buku Indonesia dan akun Kumpulan Puisi.

 

Post-M(arg)o

Sigit Jaya Herlambang

Ketika kita mati, Izrail tidak akan membawa kita
ke alam kubur seperti orang-orang tua dahulu

roh-roh kita akan dipaksa menyusur
kabel-kabel telepon dan tiang listrik
dengan laju dua kali kecepatan cahaya
lalu muncrat menjadi aneka warna
pada papan-papan reklame
sebagian dari kita mungkin akan sedikit kurang beruntung
ketika rohnya melengkung di sekumpulan asap knalpot
yang menggumpal di pembuluh kota
merayap di antara lelah dan transaksi
melintasi dua juta tahun cahaya sebuah galaksi
tapi jasad kita semua akan bernasib sama:
menjelma pseudo-neutron yang terperangkap
di lilitan kaca benggala
di antara tanda galian kabel optik sepanjang Margonda

“Mungkin karena semasa hidupnya mereka jahat dan enggan peduli,”
begitu kudengar seorang ibu menyanyi untuk anaknya yang tertidur
dengan perut lapar di gang-gang kecil menuju Universitas Indonesia,

“mungkin sudut kritisnya jauh dari empat puluh lima!”
ibu yang lain menambahkan dari sebuah jembatan penyeberangan,
yang dijepit dua pusat perbelanjaan besar,
sembari mengusir lalat dari boroknya
lalu kita sama bersemayam dalam sebuah kubur tanpa nisan
bertabur bunga kelap-kelip lampu jalan
dan harum wangi angkringan di trotoar

dari sana, kita tak lebih hanya sekadar nektar
terkumpul di kantung-kantung lebah jantan
yang kelak menjadi madu tanpa tahu akan masuk ke botol yang mana.

 

  • Video by S. M. Affandi
  • Talent: Maora Rianti M.
  • Narator: Hamdan Nurcholis

Artikel
Terkait

Melestarikan Budaya Lewat Giat Literasi dan Seni Tari

Mengenal #SosokPenyala Dwi Anugrah (Penulis dan Guru SMK Wiyasa Magelang) Melestarikan Budaya lewat Giat Literasi dan Seni Tari Aktif dan Konsisten dalam Berkarya Selain berprofesi sebagai Guru Seni Budaya, Dwi Anugrah juga aktif sebagai penulis dan pegiat seni tari. Beberapa tahun terakhir Dwi Anugrah aktif

Selengkapnya »

Mari Bergabung Bersama Nyalanesia

SOCIAL MEDIA OFFICER TUPOKSI1. Mengelola Sosial Media Perusahaan2. Membuat Konten Tulisan3. Mereview Konten Kiriman SYARAT1. Laki-laki/Perempuan usia 21-28 tahun.2. Domisili Karesidenan Solo.3. Tidak sedang menempuh pendidikan (kuliah).4. Berpengalaman mengelola sosial media atau membuat konten tulisan minimal 1 tahun.5. Pernah mempunyai pengalaman mengikuti organisasi (Di kampus/di

Selengkapnya »